Contoh Bakteri Berbahaya bagi Manusia
Bakteri berbahaya
Dengan begitu banyak jenis bakteri, beberapa pasti akan berbahaya. Bakteri berbahaya dapat membuat Anda sakit. Mereka juga dapat merusak makanan dan digunakan untuk menyakiti orang.Bakteri umumnya diklasifikasikan sebagai membantu atau berbahaya. Bakteri dapat ditemukan di mana-mana, dan muncul pada setiap permukaan dan setiap bagian dari tubuh manusia. Bakteri membantu adalah yang biasa ditemukan dalam yogurt dan dalam pembuatan keju, dan baik untuk saluran pencernaan. Di sisi lain, bakteri berbahaya adalah mereka yang mungkin lebih akrab dengan, dan merupakan hal yang sangat yang menyebabkan penyakit dan infeksi. Berikut adalah 5 jenis bakteri berbahaya yang dapat ditemukan di dunia saat ini.
Penyakit
Ada juga cara yang bakteri bisa berbahaya bagi manusia dan hewan lainnya. Bakteri bertanggung jawab untuk berbagai jenis penyakit manusia (Gambar di bawah), termasuk:- radang tenggorokan
- tuberkulosis
- pneumonia
- kusta
- penyakit Lyme
Kontaminasi Makanan
Kontaminasi bakteri dari makanan dapat menyebabkan masalah pencernaan, penyakit yang dikenal sebagai keracunan makanan. Telur mentah dan daging setengah matang biasanya membawa bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Keracunan makanan dapat dicegah dengan memasak daging secara menyeluruh dan cuci permukaan yang telah melakukan kontak dengan daging mentah. Mencuci tangan sebelum dan sesudah menangani makanan juga membantu mencegah kontaminasi.Beberapa bakteri juga memiliki potensi untuk digunakan sebagai senjata biologis oleh teroris. Contohnya adalah anthrax, penyakit yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Menghirup spora dari bakteri ini dapat menyebabkan infeksi yang mematikan, dan, oleh karena itu, adalah senjata yang berbahaya. Pada tahun 2001, aksi terorisme di Amerika Serikat melibatkan spora B. anthracis yang dikirimkan melalui surat pos.
Streptokokus pyogenes
Streptokokus pyogenes adalah bakteri yang bertanggung jawab untuk banyak penyakit pada manusia yang umum terlihat hari ini, termasuk infeksi kulit ringan dan sakit tenggorokan. Bakteri ini berbentuk bulat, tumbuh dalam bentuk rantai dan ada dalam tubuh manusia di mana suhu yang tepat untuk pertumbuhannya. Streptokokus pyogenes bertanggung jawab untuk kondisi serius seperti multiple sepsis, atau dikenal sebagai sindrom syok toksik, dimana tubuh bereaksi parah terhadap protein yang dihasilkan oleh bakteri. Jenis bakteri merespon terhadap pengobatan penisilin, dan relatif mudah untuk mengobati dalam kasus infeksi minor.Escherichia Coli
Umumnya dikenal sebagai E. Coli, bakteri ini merupakan penyebab penyakit pencernaan, diare dan gejala yang berhubungan dengan keracunan makanan. Bakteri ini ada dalam berbagai jenis, dan secara alami ada dalam usus tubuh. Strain berbahaya melepaskan protein yang menyebabkan tubuh untuk bereaksi negatif, dan dalam upaya tubuh untuk membersihkan racun yang dihasilkan oleh bakteri, ia bereaksi dengan muntah-muntah dan diare. Cara terbaik untuk mencegah kondisi ini untuk menghindari makanan setengah matang dan mentah.Vibrio cholerae
Vibrio cholerae adalah bakteri yang yang bertanggung jawab atas wabah kolera, membunuh banyak orang di seluruh perjalanan sejarah. Meskipun kolera sekarang kurang umum di negara maju, masih menimbulkan masalah bagi mereka yang sering melakukan perjalanan ke daerah-daerah kurang berkembang. Penyakit ini ditandai dengan gejala mirip dengan flu biasa, termasuk demam tinggi, pilek, muntah dan diare. Tubuh secara alami pembersihan bakteri, dan hidrasi seringkali cukup untuk memulihkan, meskipun antibiotik yang tersedia untuk memerangi penyakit ini juga.Radang Usus Salmonella
Enteritis salmonella adalah penyebab paling umum dari keracunan makanan di negara maju. Strain ini biasanya tidak mempengaruhi orang dewasa karena cairan lambung membunuh bakteri dan mencegah penyebarannya. Memang, bagaimanapun bakteri ini menyerang anak-anak dan bayi, menyebabkan dehidrasi serius dan muntah. Hal ini dapat diobati dengan antibiotik, dan untuk anak-anak yang terinfeksi dan bayi, bantuan medis harus dicari segera setelah gejala mulai muncul ke permukaan.Salmonella Typhi
Tipe lain dari salmonella, jenis virus ini bertanggung jawab untuk demam tifoid dan jarang di negara maju, tapi pembunuh besar di negara-negara terbelakang. Bentuk bakteri melepaskan racun yang mempengaruhi perut dan daerah usus, mengakibatkan muntah, diare, demam tinggi dan tinja berdarah. Demam tifoid adalah sangat berbahaya, dan bisa berakibat fatal bagi mereka yang tidak mencari perawatan medis setelah gejala mulai muncul.Kosa kata
- antibiotik: Pengobatan yang membunuh bakteri dan menyembuhkan infeksi bakteri dan penyakit.
- keracunan makanan: Penyakit akibat makan makanan yang terkontaminasi dengan bakteri atau mikroba lainnya.
- spora: Struktur Reproduksi; dapat diadaptasi untuk penyebaran dan kelangsungan hidup dalam kondisi yang tidak menguntungkan, ditemukan pada bakteri, tanaman, ganggang, jamur, dan beberapa protozoa.
- Bakteri bertanggung jawab untuk berbagai jenis penyakit pada manusia.
- Beberapa bakteri dapat mencemari makanan dan menyebabkan keracunan makanan.
- Beberapa bakteri telah digunakan sebagai senjata biologis oleh teroris.
Ciri-Ciri Kanker Payudara Stadium Awal Dan Pengobatannya Secara Herbal
Ditulis oleh:
ulima vega - Kamis, 16 Mei 2013
Ciri-Ciri Kanker Payudara Stadium Awal - Bagi anda yang sedang
mencari obat untuk penyakit kanker payudara, anda jangan mencari kemana
mana karena kami memberikan solusi pengobatan herbal alami yaitu dengan
Ace Maxs, Ace Maxs merupakan solusi terbaik untuk menyembuhkan penyakit
kanker payudara dengan cepat dan tidak menimbulkan efek samping. Karena
Ace Maxs mengandung bahan herbal pilihan alami yaitu ekstra kulit
manggis dan daun sirsak yang mengandung banyak khasiat untuk
menyembuhkan berbagai macam keluhan penyakit seperti penyakit kanker
payudara dan penyakit kanker lainya.
Informasi mengenai penyakit kanker payudara stadium awal
Kanker payudara (karsinoma payudara) adalah tumor ganas yang tumbuh di
jaringan payudara. Jenis kanker ini sering terjadi pada wanita dan tidak
menutup kemungkinan jika terjadi pada kaum pria, hanya saja kasusnya
sangat jarang.
Frekuensi kasus penyakit ini relatif tinggi di negara maju dan merupakan
yang terbanyak diderita dari jenis kanker lainnya. Sedangkan di
Indonesia, kanker payudara menempati peringkat kedua setelah kanker
serviks.
Faktor Resiko Terserang Kanker Payudara
Penyebab kanker payudara belum diketahui secara pasti tetapi ada
beberapa faktor resiko yang memungkinkan seorang wanita terserang
penyakit ini, yakni sebagai berikut:
- Riwayat keluarga yang menderita kanker payudara.
- Wanita yang belum pernah hamil dan melahirkan.
- Kehamilan pertama terjadi setelah berumur 30 tahun.
- Mendapat menstruasi pertama pada usia di bawah 12 tahun dan menopause setelah usia 55 tahun.
- Pemakaian pil KB atau terapi sulih estrogen.
- Obesitas pasca menopause dan pemakaian alkohol.
- Bahan kimia - Beberapa penelitian telah menyebutkan pemaparan bahan kimia yang menyerupai estrogen (yang terdapat di dalam pestisida dan produk industri lainnya) mungkin meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara.
- Penggunaan DES (dietilstilbestrol). Wanita yang mengonsumsi DES untuk mencegah keguguran memiliki resiko tinggi menderita kanker payudara.
Perlu diingat bahwa faktor-faktor yang disebutkan di atas tidaklah
selalu dapat memicu serangan kanker payudara, namun seringkali riwayat
hidup seseorang yang terkena kanker payudara berhubungan dengan
faktor-faktor tersebut.
Gejala-Gejala Kanker Payudara
Ada beberapa gejala kanker payudara yang dapat dilihat. Berikut adalah gejala-gejala yang dimaksud:
- Adanya benjolan pada payudara yang dapat diraba.
- Perubahan bentuk dan ukuran payudara.
- Adanya luka di sekitar puting susu dan sekitarnya yang sukar sembuh.
- Adanya cairan (darah atau nanah-berwarna kuning sampai kehijauan) yang keluar dari puting susu.
- Perubahan pada puting susu seperti gatal, terasa terbakar, dan tertarik ke dalam (retraksi).
- Adanya kerutan-kerutan (seperti jeruk purut) pada kulit payudara.
- Pada stadium lanjut bisa timbul nyeri tulang, penurunan berat badan, pembengkakan lengan atau ulserasi kulit.
Tanda dan ciri yang lain dari Gejala Kanker Payudara yaitu :
- Benjolam kecil pada payudara. Benjolan ini biasanya tidak nyeri dan ukurannya kecil. Tapi lama-lama membesar dan menempel pada kulit serta menimbulkan perubahan warna pada puting dan atau payudara.
- Eksema atau erosi pada puting. Selanjutnya, kulit atau puting tertarik kedalam (retraksi), warna pink atau kecoklatan sampai menjadi oedema yang menyebabkan menjadi seperti kulit jeruk, mengkerut dan menjadi borok. Borok membesar dan mendalam hingga merusak payudara. Busuk dan berdarah. Ciri-ciri lainnya adalah terjadinya pendarahan pada puting. Sakit/nyeri bila tumor sudah membesar dan timbul borok. Kemudian timbul pembesaran pada ketiak yaitu kelenjar getah bening, terjadi pembengkakan pada lengan. Kemudian terjadi penyebaran kanker ke seluruh tubuh. Kanker payudara tingkat lanjut sangat mudah diketahui yaitu adanya pada kulit payudara yang cukup luas, serta ada nodul satelit. Adanya edema pada lengan, metastease jauh, terjadi ulserasi kulit, edema kulit, kulit terfiksasi. Adanya kelenjar getah bening aksila.
- Nipple discharge atau keluarnya cairan. Gejala yang ketiga adalah keluarnya cairan yang tidaj wajar dan spontan dari putih atau yang disebut dengan nipple discharge. Kenapa cairan ini dikatakan tidak normal, tidak lain karena cairan normal hanya keluar pada ibu hamil, sedang menyusui atau yang memakai pil kontrasepsi. Ciri cairan ini, cairan berdarah encer, warna merah atau coklat, keluar sendiri tanpa dipijit. Keluar dengan terus menerus pada satu payudara. Bagi anda yang mengalami ciri-ciri ini harus waspada dan segera periksa ke dokter untuk mencegah kanker makin parah.
Segera periksakan payudara Anda ke dokter bila timbul gejala-gejala yang
telah disebutkan agar bisa segera ditangani dengan baik. Diusahakan
untuk melakukan diagnosis dini karena kanker payudara lebih mudah
diobati dan bisa disembuhkan jika masih pada stadium awal.
Untuk mendeteksi secara dini, dapat dilakukan pemeriksaan sendiri pada
payudara setiap 5-7 hari setelah masa menstruasi, dengan mammografi
(pemeriksaan dengan sinar X), atau dengan biopsi (mengangkat sedikit
jaringan kelenjar susu untuk diagnosis).
Pencegahan Kanker Payudara
Banyak faktor resiko yang tidak dapat dikendalikan. Tetapi, beberapa
ahli diet dan ahli kanker percaya bahwa perubahan diet dan gaya hidup,
secara umum bisa mengurangi angka terjadinya kanker.
Saat ini, faktor yang terbukti memegang peranan penting dalam proses
terjadinya tumor adalah hormon estrogen. Estrogen merupakan hormon
kelamin sekunder yang berfungsi untuk membentuk dan mematangkan organ
kelamin wanita, termasuk payudara, selama pubertas.
Estrogen memicu pertumbuhan dan pematangan sel di organ kelamin wanita
yang disebut sel duct. Sel duct ini kemudian akan membelah secara
normal. Saat-saat pematangan sel duct ini merupakan saat yang paling
rentan bagi sel tersebut terkena mutasi.
Jika ada satu sel yang mengalami mutasi akibat faktor keturunan,
radiasi, radikal bebas, dll, maka sel tersebut dapat membelah secara
berlebihan yang seterusnya akan berkembang menjadi kanker.
Dari sini dapat disimpulkan bahwa estrogen merupakan salah satu faktor
yang bertanggung jawab terhadap resiko terjadinya kanker payudara. Apa
yang dapat dilakukan masing-masing wanita untuk mencegah timbulnya
kanker payudara?
- Lakukan deteksi dini (pemeriksaan sendiri) setiap bulan setelah masa haid dan pemeriksaan klinis (mammografi dan biopsi).
- Hindari mengonsumsi makanan yang berlemak tinggi.
- Penggunaan obat atau alat kontrasepsi yang mengandung hormon harus atas petunjuk dokter.
- Menyusui bayi selama mungkin (sampai sekitar 2 tahun).
- Banyak mengonsumsi buah dan sayur serta kedelai termasuk produk olahannya.
Kunci untuk bertahan hidup adalah mendeteksi kanker payudara sedini
mungkin, sebelum ia memiliki kesempatan untuk menyebar. Pemeriksaan
payudara secara pribadi hendaknya dilakukan dengan teratur setiap bulan,
karena seorang wanita harus waspada dalam mencari sesuatu yang tampak
atau terasa mencurigakan pada payudaranya, seperti adanya pengerasan
atau benjolan.
Tidak soal seberapa kecil hasil penemuannya, ia perlu segera menghubungi
dokter. Semakin dini suatu benjolan didiagnosa, semakin besar kendali
yang dimiliki wanita tersebut terhadap masa depannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar